Showing posts with label Motivasi & Inspirasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi & Inspirasi. Show all posts

Buatlah Bahagia Semua Orang Di Media Sosial, Jangan Mencela dan Membully

02:34
Tidak dapat dipungkiri lagi, kemajuan teknologi informasi sangat berpengaruh kepada perubahan peradaban kehidupan manusia menjadi lebih maju. Sesama manusia terasa semakin dekat walau jarak fisik yang terpisah hingga ribuan kilometer.
Melalui sosial media, kita dapat menjangkau kehidupan orang lain, tanpa perlu bertatap muka atau selalu bersama dalam satu ruangan. Hanya dengan satu klik saja, semua aktivitas dan keseharian orang lain akan mudah kita pantau, bahkan sambil duduk atau tiduran di atas kasur yang empuk.
Di tengah beragam kesibukan yang terus menerus menghampiri dan cukup melelahkan masing-masing individu, kadangkala sebuah tegur sapa dalam kehidupan nyata, menjadi sesuatu yang bernilai mahal. Jarak yang jauh dan tiket transportasi yang mahal menjadi kendala utamanya.
Namun, melalui sosial media, kita dapat menyapa dan bersilahturahmi dengan teman, sahabat dan sanak saudara bagaikan sedang berhadapan muka. Bahkan dengan orang yang tidak dikenal pun, kita dapat berkomunikasi setiap saat, seakan-akan mereka adalah teman lama yang sudah bersahabat sejak jaman purbakala.
Media sosial sudah menjadi kebutuhan primer manusia. Semua penggiat sosmed, akan selalu terhubung satu sama lain dan bebas mengabarkan berita, ekspresi, ide, harapan, impian hingga aktivitasnya setiap detik di halaman pribadinya masing-masing.
Semuanya tervisualkan dalam bentuk gambar, tulisan, artikel, celetukan dan komentar, baik di halaman pribadi maupun di halaman orang lain.
Tidak sedikit yang menggunakan jalur sosmed untuk berjualan, menawarkan jasa dan produk, secara gratis.
Sungguh menguntungkan...
Banyak yang gemar menulis dan update status, senang mengungkapkan perasaan hati, tanpa perlu merasa dikungkung oleh batas apapun dan bebas mengupload foto sesuka hati, asal bukan konten yang berbau sara dan mengandung unsur pornografi karena akun tersebut dapat di-suspend (dibekukan) hingga diblok oleh penyedia layanan.
Semua berjalan seperti begitu saja. Yang merasa suka, silahkan di-like dan yang tidak suka silahkan dilewatkan. Tidak akan ada yang tersinggung atau marah. Semua mengalir begitu adanya.
Ada beberapa kelompok manusia yang gemar menampilkan sosok kepribadiaannya begitu vulgar dan tanpa sensor, bahkan sampai ke hal yang sangat pribadi. Sebagian lagi senang menampilkan foto dalam ekspresi yang mungkin dianggap sebagian orang sebagai perilaku yang lebay.
Namun, menurut pandanganku, itu sah-sah saja. Semua orang yang terhubung ke media sosial pasti sudah tahu konsekuensi dari aktivitas yang dimuat di halaman pribadinya dan dapat dijangkau oleh siapapun. Jika diledek, tidak boleh marah. Jika mendapat bully, tidak boleh jengkel.
Saya tidak akan menuduh orang yang senang ber-selfi ria sebagai sifat yang narsis dan lebay. Saya juga tidak akan menuduh orang yang senang menceritakan kehidupan pribadinya sebagai orang yang caper (cari perhatian), kurang perhatian atau orang yang kurang bahagia.
Saya pasti akan meng-like mereka yang menampilkan sesuatu tulisan atau foto yang mengekspresikan kebahagiaan, keceriaan dan kebersamaan dengan teman atau keluarga.
Dan, setiap hari saya tidak akan pernah melupakan waktu untuk sekadar mengucapkan selamat ulang tahun kepada teman-teman yang merayakannya.
Membuat orang bahagia dengan ikut mendukung kebahagiaan mereka, jauh lebih baik dan bermakna daripada sekadar menyimpan kecurigaan dan berprasangka buruk, apalagi sampai men-judge dan menuduh mereka adalah orang yang kurang bahagia.
Nikmatilah hidup ini dengan cara yang sederhana. Cobalah untuk larut dalam kebahagiaan orang lain dengan memberikan dukungan atas postingan mereka, bukan justru mencelanya.
Cara paling mudah untuk beramal adalah dengan memberi perhatian kepada teman-teman, tentunya dengan tidak mengganggu waktu kerja kita. Rasakan dan nikmatilah arti kebahagiaan itu.

Kasih Sayang Seorang Ibu Tak Pernah Mengenal Ruang dan Waktu

09:21
Sehebat apapun wanita..
Sekeras apapun wanita..
Sesangar apapun wanita..
Sesibuk apapun wanita..
Wanita tak pernah lupa kodratnya..
Kasihnya tak akan pernah berkurang untuk anaknya.. 
Kasihnya tak akan pernah lelah / tidak ada habisnya.. 
Kasihnya tak akan pernah mengenal ruang dan waktu..
Ia memberikan segalanya untuk sang buah hati..


Ibu kau adalah belahan jiwa yang tak pernah tergantikan...
Pacar atau istri dan suami bisa jadi mantan... 
Tapi Ibu tidak pernah bisa jadi mantan... 
Ibu tetaplah Ibu yg sayang anak2nya...

Semoga kita semua bisa menjadi anak yang berbakti.
Kapanpun dan di mana pun balasan cinta anak ke ibu akan menjadi suatu yang berharga baginya.

Jack Ma : Orang Miskin Gagal Karena Seluruh Hidup Mereka Adalah Menunggu

13:03

Jack ma, pendiri Alibaba berkata :

Yang terburuk untuk melayani orang-orang miskin. 

Memberi mereka gratis, mereka pikir itu adalah jebakan. 

Memberi tahu itu adalah investasi kecil, mereka mengatakan tidak bisa mendapatkan uang banyak. 

Memberi tahu investasi besar, mereka mengatakan tidak ada uang. 

Memberi tahu mereka mencoba sesuatu yang baru, mereka mengatakan tidak ada pengalaman. 

Memberi tahu ini bisnis tradisional, mereka mengatakan terlalu sulit untuk dikerjakan. 

Memberi tahu mereka ini bisnis model baru, mereka mengatakan itu mlm. 

Memberi tahu mereka untuk membuka toko, mereka mengatakan tidak ada kebebasan. 

Memberi tahu mereka untuk jalankan bisnis baru, mereka mengatakan tidak ada keahlian. 

Mereka memiliki beberapa kesamaan, 
Mereka suka bertanya kepada google, 
Mendengarkanlah teman-teman yang tidak memiliki harapan seperti mereka. 

Mereka berpikir lebih dari profesor universitas dan melakukan kurang dari orang buta.

Tanyakan ke mereka, apa yang bisa mereka lakukan? Mereka tidak akan dapat menjawab anda. 

KESIMPULAN SAYA :

Daripada jantung anda berdetak lebih cepat, mengapa anda tidak bertindak sedikit lebih cepat. 

Daripada Anda hanya berpikir tentang hal itu, mengapa Anda tidak melakukan sesuatu tentang hal itu. 

Orang miskin gagal karena mempunyai kesamaan satu perilaku, Seluruh hidup mereka adalah MENUNGGU.

Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Maka kamu pasti bisa!

Dan … Jangan menunggu lama lagi untuk membagikan tulisan ini kepada semua orang yang anda kenal … sehingga kita semua tersadar …

Mengharukan.. Lihatlah Perubahan Penampilan Gelandangan ini Berkat Kepedulian Masyarakat

10:10
Gelandangan berusia 83 tahun

Apa yang biasanya kalian lakukan jika menemui gelandangan di tepi jalan? Jujur saja kebanyakan dari kita pasti akan pergi menjauh, karena gelandangan itu pada umumnya kotor dan bau menyengat. Keadaan itulah yang membuat kita tidak tahan berlama-lama di dekatnya. 

Terkadang ada perasaan kasihan melihat penampilannya yang kotor dan lusuh, terkadang juga timbul niat untuk membantunya, namun kita tidak tau caranya.. dan akhirnya yang bisa kita lakukan paling hanya memberikan sedikit uang kepadanya..

Sesungguhnya tidak susah, cobalah perhatikan apa yang dilakukan oleh sekumpulan orang ini.. Semoga kita semua bisa menirunya..


Sekelompok orang bahu membahu membantu membersihkan gelandangan yang merupakan kakek usia 83 tahun ini. Mereka me-lap dan memandikan gelandangan tersebut hingga bersih. 

Mereka mengeringkan badannya dan juga memberikan pakaian baru untuknya.
Kumis dan jenggotnya yang sudah memanjang dan tak terurus di pangkas hingga bersih.

Jreeenggg... Lihatlah penampilan baru kakek ini, sudah bersih dan sangat enak dilihat.

Bagaimana? Apa yang kita lihat tadi sungguh mengharukan sekali bukan? Ada semacam perasaan senang dan bahagia yang sulit diungkapkan ketika melihat penampilannya berubah.

ini adalah sebuah tindakan manusia yang harus di contoh, tidak hanya kepada gelandangan, tetapi kepada lebih banyak lagi saudara yang membutuhkan bantuan kita. 
Sudah tergerak kah hati kita untuk langsung turun membantu?

Mohon tolong share artikel ini kepada semua orang agar tergerak hatinya. 

Kepedulian adalah sebuah tindakan nyata.

Kisah Penjual Rujak ini Bikin Jutaan Orang Nangis

18:46
Kita tidak akan tahu rezeki yang datang pada kita dari mana, apakah itu dari pekerjaan kita sehari-hati ataukah dari hal yang tidak terduga. Yang jelas, Allah menyuruh kita untuk bekerja dan berusaha.

Seperti kisah di bawah ini, mungkin kita akan merasa malu pada diri sendiri jika membaca kisah ini:


REJEKI BANYAK BENTUKNYA
Kemarin hujan mulai jam 9 pagi, seorang tukang rujak numpang berteduh di teras ruko saya (Yeti Haryati) .
Masih penuh gerobaknya, buah-buah tertata rapi. Kulihat beliau membuka buku kecil, rupanya Al Quran. Beliau tekun dengan Al-Qurannya. Sampai jam 10 hujan blm berhenti.
Saya mulai risau karena sepi tak ada pembeli datang.
Saya keluar memberikan air minum.
“Kalau musim hujan jualannya repot juga ya, Pak… ” .. “Mana masih banyak banget.”
Beliau tersenyum, “Iya bu.. Mudah-mudahan ada rejekinya.. .” jawabnya.
“Aamiin,” kataku.
“Kalau gak abis gimana, Pak?”. tanyaku.
“Kalau gak abis ya risiko, Bu.., kayak semangka, melon yang udah kebuka ya kasih ke tetangga, mereka juga seneng daripada kebuang. kayak bengkoang, jambu, mangga yang masih bagus bisa disimpan. Mudah-mudahan aja dapet nilai sedekah,” katanya tersenyum.
“Kalau hujan terus sampai sore gimana, Pak?” tanyaku lagi.
“Alhamdulillah bu… Berarti rejeki saya hari ini diizinkan banyak berdoa. Kan kalau hujan waktu mustajab buat berdoa bu…” Katanya sambil tersenyum.
“Dikasih kesempatan berdoa juga rejeki, Bu…”
“kalau gak dapet uang gimana, Pak?” tanyaku lagi.
“Berarti rejeki saya bersabar, Bu… Allah yang ngatur rejeki, Bu… Saya bergantung sama Allah.. Apa aja bentuk rejeki yang Allah kasih ya saya syukuri aja. Tapi Alhamdulillah, saya jualan rujak belum pernah kelaparan.
“Pernah gak dapat uang sama sekali, tau tau tetangga ngirimin makanan. Kita hidup cari apa Bu, yang penting bisa makan biar ada tenaga buat ibadah dan usaha,” katanya lagi sambil memasukan Alqurannya ke kotak di gerobak.
“Mumpung hujannya rintik, Bu… Saya bisa jalan ..Makasih yaa ,Bu…”
Saya terpana… Betapa malunya saya, dipenuhi rasa gelisah ketika hujan datang, begitu khawatirnya rejeki materi tak didapat sampai mengabaikan nikmat yang ada di depan mata.
Saya jadi sadar bahwa rizki hidayah, dapat beribadah, dapat bersyukur dan bersabar adalah jauh… jauh lebih berharga daripada uang, harta dan jabatan…
***
MANUSIA dan BOTOL

Aku, kamu, dan kita (ibarat) hanya sebuah botol.
1. Kalau diisi air mineral, harganya tiga ribu…
2. Kalau diisi jus buah, harganya sepuluh ribu…
3. Kalau diisi Madu Yaman, harganya ratusan ribu…
4. Kalau diisi minyak wangi chanel harganya bisa jutaan.
5. Kalau diisi air got, botol tersebut hanya akan dibuang pada tong sampah karena tak berharga dan tak ada yang suka.
Botol yang sama tetapi harganya berbeda sebab apa yang terisi di dalamnya adalah berbeda…
Begitu juga aku, kamu dan kita semua adalah sama… sama-sama manusianya secara wujud… yang membedakan kita antara satu sama lainnya adalah TAQWA , IMAN & AMAL yang ada dalam diri kita… yang akan menyebabkan kita berharga di sisi ALLAH atau kita dipandang hina oleh ALLAH lalu dibuang ke dalam neraka…
“……sesungguhnya orang yg paling mulia disisi Allah adalah orang yg paling bertakwa,sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha teliti”
***
Silahkan SHARE kisah nyata ini kepada semua temanmu jika kamu rasa cerita ini bermanfaat.

ISTRI ITU PENDAMPING, BUKAN PEMBANTU

07:12

Di Subuh yang dingin... ku dapati Ibu sudah sibuk memasak di dapur.
"Ibu masak apa? Bisa ku bantu?"
"Ini masak gurame goreng. Sama sambal tomat kesukaan Bapak" sahutnya.
"Alhamdulillah.. mantab pasti.. Eh Bu.. calon istriku kayaknya dia tidak bisa masak loh..."
"Iya terus kenapa..?" Sahut Ibu.
"Ya tidak kenapa-kenapa sih Bu.. hanya cerita saja, biar Ibu tak kecewa, hehehe"
"Apa kamu pikir bahwa memasak, mencuci, menyapu, mengurus rumah dan lain lain itu kewajiban Wanita?"
Aku menatap Ibu dengan tak paham.
Lalu beliau melanjutkan, "Ketahuilah Nak, itu semua adalah kewajiban Lelaki. Kewajiban kamu nanti kalau sudah beristri." katanya sambil menyentil hidungku.
"Lho, bukankah Ibu setiap hari melakukannya?"
Aku masih tak paham juga.
"Kewajiban Istri adalah taat dan mencari ridho Suami." kata Ibu.
"Karena Bapakmu mungkin tidak bisa mengurusi rumah, maka Ibu bantu mengurusi semuanya. Bukan atas nama kewajiban, tetapi sebagai wujud cinta dan juga wujud Istri yang mencari ridho Suaminya"
Saya makin bingung Bu.
"Baik, anandaku sayang. Ini ilmu buat kamu yang mau menikah."
Beliau berbalik menatap mataku.
"Menurutmu, pengertian nafkah itu seperti apa? Bukankah kewajiban Lelaki untuk menafkahi Istri? Baik itu sandang, pangan, dan papan?" tanya Ibu.
"Iya tentu saja Bu.."
"Pakaian yang bersih adalah nafkah. Sehingga mencuci adalah kewajiban Suami. Makanan adalah nafkah. Maka kalau masih berupa beras, itu masih setengah nafkah. Karena belum bisa di makan. Sehingga memasak adalah kewajiban Suami. Lalu menyiapkan rumah tinggal adalah kewajiban Suami. Sehingga kebersihan rumah adalah kewajiban Suami."
Mataku membelalak mendengar uraian Bundaku yang cerdas dan kebanggaanku ini.
"Waaaaah.. sampai segitunya bu..? Lalu jika itu semua kewajiban Suami. Kenapa Ibu tetap melakukan itu semuanya tanpa menuntut Bapak sekalipun?"
"Karena Ibu juga seorang Istri yang mencari ridho dari Suaminya. Ibu juga mencari pahala agar selamat di akhirat sana. Karena Ibu mencintai Ayahmu, mana mungkin Ibu tega menyuruh Ayahmu melakukan semuanya. Jika Ayahmu berpunya mungkin pembantu bisa jadi solusi. Tapi jika belum ada, ini adalah ladang pahala untuk Ibu."
Aku hanya diam terpesona.
"Pernah dengar cerita Fatimah yang meminta pembantu kepada Ayahandanya, Nabi, karena tangannya lebam menumbuk tepung? Tapi Nabi tidak memberinya. Atau pernah dengar juga saat Umar bin Khatab diomeli Istrinya? Umar diam saja karena beliau tahu betul bahwa wanita kecintaannya sudah melakukan tugas macam-macam yang sebenarnya itu bukanlah tugas si Istri."
"Iya Buu..."
Aku mulai paham,
"Jadi Laki-Laki selama ini salah sangka ya Bu, seharusnya setiap Lelaki berterimakasih pada Istrinya. Lebih sayang dan lebih menghormati jerih payah Istri."
Ibuku tersenyum.
"Eh. Pertanyaanku lagi Bu, kenapa Ibu tetap mau melakukan semuanya padahal itu bukan kewajiban Ibu?"
"Menikah bukan hanya soal menuntut hak kita, Nak. Istri menuntut Suami, atau sebaliknya. Tapi banyak hal lain. Menurunkan ego. Menjaga keharmonisan. Mau sama mengalah. Kerja sama. Kasih sayang. Cinta. Dan Persahabatan. Menikah itu perlombaan untuk berusaha melakukan yang terbaik satu sama lain. Yang Wanita sebaik mungkin membantu Suaminya. Yang Lelaki sebaik mungkin membantu Istrinya. Toh impiannya rumah tangga sampai Surga"
"MasyaAllah.... eeh kalo calon istriku tahu hal ini lalu dia jadi malas ngapa-ngapain, gimana Bu?"
"Wanita beragama yang baik tentu tahu bahwa ia harus mencari keridhoan Suaminya. Sehingga tidak mungkin setega itu. Sedang Lelaki beragama yang baik tentu juga tahu bahwa Istrinya telah banyak membantu. Sehingga tidak ada cara lain selain lebih mencintainya."
Subhanallah...
Semoga yang mengucapkan 'Aamiin' diberikan jodoh yang baik oleh Allah SWT, sehingga mampu membentuk keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah, serta kelak dimasukkan ke dalam surga yang terindah. Aamiin...
SHARE untuk semua,, semoga kamu mendapat pahala..

Kamu Akan Berhenti Mengeluh Setelah Baca Ini

03:34

Mendengar Istri mengomel di rumah, berarti kita masih punya keluarga.

Mendengar suami masih mengorok di sebelah kita, berarti kita masih punya suami.

Merasa lelah & pegal linu setiap sore, itu berarti kita mampu bekerja keras.

Membersihkan piring dan gelas kotor setelah menerima tamu di rumah, itu berarti kita masih punya teman.

Pakaianku terasa agak sempit, itu berarti kita makan cukup.

Mencuci dan menyetrika tumpukan baju, itu berarti kita masih memiliki pakaian.

Membersihkan halaman rumah, jendela, memperbaiki talang dan got, itu berarti kita masih memiliki tempat tinggal.

Mendapatkan banyak tugas yang merepotkan, itu berarti kita dipercayai dapat melakukannya.

Mendapatkan rekan kerja atau rekan bisnis yang mengesalkan, menandakan karier atau bisnis kita masih bergerak dan hidup.

Mendapatkan banyak komplainan dari customer kita, menandakan bahwa customer kita masih ada dan masih loyal. Dan yang terpenting, mereka menginginkan kita berubah ke arah lebih baik.

Mendengar nyanyian suara yang fals, itu berarti kita bisa mendengar.

Mendengar bunyi jam alarm di pagi hari, itu berarti kita masih hidup.

Akhirnya... banyak hal yang dapat kita syukuri setiap hari.

Berhenti mengeluh dan bersyukurlah. Tuhan Punya rencana yang baik untuk kita, tanpa kita sadari. Semangat dan sukses selalu, di manapun kalian berada. Yuk kita bersyukur dalam setiap keadaan, meski kita merasa tak ada alasan untuk bersyukur sekalipun.

Silahkan SHARE ke semua orang terdekat anda..

Wahai Istriku Berhentilah MENGELUH

03:09
Kisah ini menceritakan sepasang suami istri yang memiliki tujuh orang anak. Suatu hari, suaminya melihat sang istri sedang menangis sambil memasak makanan.

Melihat hal itu, suami bertanya, "Wahai Istriku, apa yang terjadi denganmu? Apa yang membuatmu menangis?"

"Aku menangis karena merasa sangat lelah dalam mengurus keluarga dan melakukan semua pekerjaan rumah," sahutnya. "Aku mengurus tujuh anak kita dengan berbagai tabiat mereka. Aku harus menyediakan makanan, membereskan rumah, mencuci baju yang sangat banyak. Aku bekerja 24 jam sehari. Rasanya, aku tidak sanggup lagi untuk melakukan semua ini."

Sang suami tersenyum. "Apa yang harus aku lakukan?" tanyanya.

"Tolong carikan aku budak perempuan yang dapat membantuku mengurus semuanya."

"Tentu saja, aku akan mencarikannya. Tapi, tolong dengarkan aku sebentar saja," kata sang suami sambil membelai istrinya dengan penuh kasih sayang.

"Allah senantiasa membantu hamba-Nya yang tidak pernah berputus asa dan ikhlas dalam mengerjakan apa pun yang mengandung kebaikan. Kau adalah seorang istri yang sangat sabar dalam menjaga keluargamu, seorang ibu yang menjadi teladan bagi ketujuh anakmu, dan menjadi pendampingku yang salihah dengan beratnya tugas-tugasmu. Aku bisa saja mencarikan seorang Pembantu untuk meringankan pekerjaanmu. Namun, jika kau tetap mengerjakan semua kebaikan itu untuk keluarga kita maka Allah akan menghapus semua salah dan dosamu." Ujar suaminya.

Sang suami kemudian berkata lagi, "Istriku yang salihah, perempuan yang tidak pernah lelah menjaga keluarganya dan ikhlas dengan apa yang dilakukannya, Allah akan menetapkan setiap butiran keringatnya menjadi kebaikan yang dapat melebur keburukannya sekaligus mengangkat derajatnya."

Sang Suami membelai Istrinya yang masih terisak menahan malu, lalu diajaknya duduk santai di ruang dapur mungil yang sangat sederhana itu, lalu Sang Suami melanjutkan nasehatnya,

" coba ingat kembali Wasiat Rosulullah SAW kepada Fatimah putri Beliau, yang dipersunting Ali Bin Abi Thalib yang sangat miskin, yang ketika itu juga sedang mengeluh kepada Ayahnya Rosulullah SAW karena tangannya yang dulunya halus kini berubah menjadi kasar dan lecet-lecet karena setiap hari harus menumbuk gandum sendiri, mengolah dan memasaknya. Ada 10 WASIAT Beliau kepada Putrinya :

1. Wahai Fatimah ! Sesungguhnya wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, kelak Allah akan tetapkan baginya kebaikan dari setiap biji gandum yang diadonnya, dan juga Allah akan melebur kejelekan serta meningkatkan derajatnya.

2. Wahai Fatimah ! Sesungguhnya wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah akan menjadikan antara neraka dan dirinya tujuh tabir pemisah.

3. Wahai Fatimah ! Sesungguhnya wanita yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan kemudian mencuci pakaiannya, maka Allah akan tetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.

4. Wahai Fatimah ! Sesungguhnya wanita yang membantu kebutuhan tetangga-tetangganya, maka Allah akan membantunya untuk dapat meminum Telaga Kautsar pada hari kiamat nanti.

5. Wahai Fatimah ! Yang lebih utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridhaan suami terhadap istri. Andaikata suamimu tidak ridha kepadamu,maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah Fatimah, Kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.

6. Wahai Fatimah ! Disaat seorang wanita hamil, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, danAllah tetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan, serta melebur seribu kejelakan. Ketika seorang wanita merasa sakit akan melahirkan, maka Allah tetapkan pahala baginya sama dengan pahala para Pejuang Allah. Disaat seorang wanita melahirkan kandungannya, makabersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya. Disaat seorang wanita meninggal karena melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikit pun, didalam kubur akan mendapat taman yang indah yang merupakan bagian dari taman surga. Allah memberikan padanya pahala yang sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.

7. Wahai Fatimah! Disaat seorang istri melayani suaminya selama sehari semalam, dengan rasa senang dan ikhlas, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya dihari kiamat berupa pakaian yang serba hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Allahpun akan memberikan kepadanya pahala seratus kali ibadah haji dan umrah.

8. Wahai Fatimah! Disaat seorang istri tersenyum dihadapan suaminya, maka Allah akan memandangnya dengan pandangan penuh kasih.

9. Wahai Fatimah! Disaat seorang istri membentangkan alas tidur untuk suaminya dengan rasa senang hati, maka para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.

10. Wahai Fatimah! Disaat seorang wanita meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggotnya dan memotong kumisnya serta kuku-kukunya, maka Allah akan memberi minuman yang dikemas indah kepadanya, yang didatangkan dari sungai-sungai surga. Allah pun akan mempermudah sakaratul maut baginya, serta menjadikan kuburnya bagian dari taman surga. Allah pun menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal mustaqim dengan selamat.

Istrinya pun menangis karena merasa malu. Sejak itu, dia tak pernah lagi mengeluh.

Subhaanallah, wasiat ini merupakan mutiara termahal nilainya, khususnya bagi setiap istri yang mendambakan kesalehan.

Betapa Agung dan Mulianya Posisi Wanita dalam rumah tangga ketia ia rela dan ikhlas menjalani Fitrahnya sebagai seorang Istri.

Dulu Pasangan ini Dihina Orang, Sekarang Bikin Iri Semua Orang

07:27


Sepasang kekasih asal Korea Selatan, Song Jin Yoo dan kekasihnya Sjin Ji Hoo menjadi perbincangan publik di negara mereka serta di sejumlah sosial usai membagikan kisah mereka yang bersama-sama saling mendukung untuk menurunkan berat badan.
Mereka awalnya adalah pasangan berperut buncit yang sering mendapatkan komentar miring dari orang-orang dekatnya. Mereka pun menyadari kalau tubuh mereka tidak menarik sehingga mereka memutuskan untuk melakukan program penurunan berat badan serta membentuk badan yang lebih berisi.
Mereka mulai mengurangi makan makanan berlemak, serta setiap hari mereka melakukan senam perut serta pergi ke Gym untuk membentuk badan.
Akhirnya setelah empat bulan menjalani program tersebut, keduanya muncul dengan penampilan baru dengan badan yang ideal.
Perut dan dada Song Jin Yoo menjadi lebih padat dan sixpack, begitu juga dengan tubuh kekasihnya yang terlihat semakin cantik dengan tubuhnya yang kini menjadi langsing.
Para netizen di media sosial yang melihat perubahan mereka sangat terkejut dan salut dengan komitmen keduanya yang saling mendukung. Berbagai pujian pun diterima oleh mereka. Mereka terlihat bergitu sangat serasi dan ideal. Benar-benar membuat iri semua orang,

Semoga kisah mereka bisa menjadi inspirasi dan motivasi untuk semua orang yang ingin mempunyai badan ideal.