Showing posts with label Kisah. Show all posts
Showing posts with label Kisah. Show all posts

Kasih Sayang Seorang Ibu Tak Pernah Mengenal Ruang dan Waktu

09:21
Sehebat apapun wanita..
Sekeras apapun wanita..
Sesangar apapun wanita..
Sesibuk apapun wanita..
Wanita tak pernah lupa kodratnya..
Kasihnya tak akan pernah berkurang untuk anaknya.. 
Kasihnya tak akan pernah lelah / tidak ada habisnya.. 
Kasihnya tak akan pernah mengenal ruang dan waktu..
Ia memberikan segalanya untuk sang buah hati..


Ibu kau adalah belahan jiwa yang tak pernah tergantikan...
Pacar atau istri dan suami bisa jadi mantan... 
Tapi Ibu tidak pernah bisa jadi mantan... 
Ibu tetaplah Ibu yg sayang anak2nya...

Semoga kita semua bisa menjadi anak yang berbakti.
Kapanpun dan di mana pun balasan cinta anak ke ibu akan menjadi suatu yang berharga baginya.

Wahai Para Lelaki, Semoga Kisahku ini Akan Membuatmu Berhenti Merokok !! Mohon di Share !!

13:45
Nama saya Sri Mulyani, saya sekedar ingin berbagi saja..

Sejak awal pernikahanku 11 tahun yang lalu, aku selalu meminta pada suamiku untuk berhenti merokok. Namun setiap aku meminta, setiap itu pula suamiku selalu berkata," ...hanya 4 batang sehari kok... tidak banyak..!"

Awalnya setahun kebelakang,dia mulai merasa tdk enak badan, panas, maag sering kambuh dan sakit badan. Setiap diajak ke dokter dia selalu menolak dan minta dibelikan obat ke apotik untuk mengobati maag, demam dan sakit badannya.Kuikuti saja maunya. Sampai kemudian 4 bulan yg lalu, dia panas tinggi, mual, pusing dan sesak. Kupaksa dia berobat dan mengancam aku mau pergi kali dia tidak mau diajak berobat. Akhirnya dia mau.

Pengobatan pertama,dia.mendapat beberapa macam obat,termasuk obat maag dosis tinggi.2Hari kemudian maagnya sembuh tapi mengeluh dadanya masih sakit dan sesak.

Berobat kedua dia diberi vitamin untuk sendi dan obat untuk ototnya agar rileks. Sejak.minum obat itu dia jd tdk bs tidur, tapi sakitnya tetap tdk berkurang.

Berobat ketiga, ganti obat tp ttp tdk menghilangkan sesak di dadanya.

Berobat ke 4 akhirnya dokter merujuk untuk rontgen.siang sepulang ngajar langsung ke sana, sorenya balik lagi ke dokter.Diagnosianya Bronkhitis kronis.Dokter langsung bertanya,"rokok?"...ya,rokoklah penyebabnya. Sejak saat itu suamiku bolak balik ke Spesialis Paru..




Sejak saat itu pula suamiku tidak bisa lagi bekerja,karena jangan kan bekerja, memangku Alma yg baru berusia 2 tahun pun bisa membuatnya sesak selama beberapa jam. Sejak saat itulah aku resmi menjadi tulang punggung keluarga.

Menyesal? Tidak,untukku.
Mengeluh? Tidak, bagiku. 
Sedih? Ya,sejujurnya.

Tak ada gunanya menyesali karena semua sudah terjadi,selaku ada hikmah kebaikan dibalik setiap kejadian termasuk kejadian ini.

Kutulis kisah ini di FB bukan karena ingin mengeluh atau curhat, tapi aku tidak ingin ada Syafiq yang lain, Andra yg lain dan Alma yg lain yg mengalami menjadi anak yg kekurangan kasih dan kebersamaan dengan sosok ibu karena ibu sering pergi karena harus menjadi tulang punggung keluarga.

Wahai para suami, sayangilah dirimu... jauhilah benda itu sebelum menyesal!! Krn ketika hal itu terjadi, hanya ada satu perasaan yg akan kau rasakan.. menyesal yg tiada ujungnya... apakah kau tega menyaksikan istrimu kehilangan jam tidurnya demi menjadikannya satu2nya wkt untuk beres2 rmh? 

Ketika suami hanya bisa duduk menikmati sakit, dia akan menjadikan waktu 24 jamnya sebagai siang... Tegakah? Jangan!!!? Jangan kau biarkan rokok mengambol satu2nya kesempatanmu untuk menjadi tulang punggung keluarga... jangan biarkan anak2mu hrs kehilangan keberadaan ibunya krn ia hrs mencari nafkah yg harusnya itu menjadi tugasmu!!!! Jangan kau biarkan airmata dan peluh istrimu bercampur dalam 24 jam hari2nya... Sudahi hari ini kegiatan merokokmu.. sayangi keluargamu... sayangi buah hatimu... sayangi istrimu.....!!!!

Inilah kisahku yg ingin ku bagi, karena aku tak ingin ada lagi Sri Mulyani Sri Mulyani yang lain yg mengalaminya. Cukup aku.... cukuplah hanya aku.....

Baca Kalau Berani !! Kisah Mayat di Lilit Ular..

19:42

Setelah dimandikan dan di kafankan, lalu diletakkan di satu sudut rumah untuk disholatkan. Semasa sholat hendak dimulai, tiba-tiba mayat itu bergerak-gerak.

Tampillah seorang daripada mereka untuk menghuraikan ikatan kafan karena menyangka mayat itu masih hidup.

Tatkala kafan itu terbuka, alangkah terperanjatnya mereka karena mayat itu di lilit dan digigit oleh seekor ular.

Lalu mereka mengambil kayu untuk memukul ular tersebut.

Sekali lagi mereka terkejut karena ular itu mengucap dua kalimah syahadat serta berkata :
“Apakah sebabnya kamu hendak membunuhku?. Aku tidak bersalah dan tidak pula menyakiti kamu.
Aku hanya menjalankan perintah Allah menyiksa mayat ini sehingga Hari Akhirat”.

Para hadirin bertanya : “Apakah yang menyebabkan mayat ini disiksa?”

Ular tersebut menjawab : “Mayat ini selama hidupnya telah melakukan tiga kesalahan yaitu,

Pertama : Ia mendengar azan tetapi tidak diindahkan malah tidak pula mengerjakan sholat.

Kedua : Ia tidak mengeluarkan zakat hartanya.

Ketiga : Ia tidak mau mendengar nasihat yang baik-baik dari para alim ulama’.
Itulah yang menyebabkannya disiksa sedemikian rupa.”

Malaikat Jibril as, telah menemui Nabi Muhammad SAW, dan berkata:

Ya Muhammad.. Tidaklah diterima bagi orang yg meninggalkan sholat yaitu: Puasanya, Shodaqahnya, Zakatnya, Hajinya dan Amal baiknya.

Orang yg meninggalkan Sholat akan diturunkan kepadanya tiap-tiap hari dan malam seribu laknat dan seribu murka. Begitu jg Para Malaikat di langit ke-7 akan melaknatnya.

Ya Muhammad..! Orang yg meninggalkan Sholat tak akan mendapat syafa’atmu dan ia tak tergolong dari umatmu.. Tidak boleh diziarahi ketika ia sakit, tak boleh mengiringi jenazahnya, tak boleh beri salam padanya, tak boleh makan minum dengannya, tak boleh bersahabat dengannya, tak boleh duduk besertanya, tak ada Agama baginya, tak ada kepercayaan bagi nya, tak ada baginya Rahmat Allah dan ia dikumpulkan bersama dengan orang Munafiqiin pada lapisan Neraka yang paling bawah (diazab dengan amat dahsyat..).

Sabda Nabi Muhammad SAW, Maksud Hadist: Perjanjian (perbedaan) diantara kita (orang islam) dgn mereka (orang kafir) ialah Sholat, dan barangsiapa meninggalkan Sholat sesungguhnya ia telah menjadi seorang kafir. (Tirmizi).

Wahai Saudaraku Ummat Islam, mari kita merenung sejenak tentang ancaman azab bagi yg meninggalkan sholat Fardhu. 

Apa guna kita hidup di dunia sekalipun berlimpah harta jika kita termasuk golongan orang-orang yg (kafir) meninggalkan sholat..?

Barang siapa meninggalkan Sholat, maka ia telah menjadi kafir dgn nyata…! 

Orang yg meninggalkan sholat, ia wajib menerima azab Allah Ta’ala..! 

Orang yg meninggalkan sholat, tak akan mendapat Syafa’at Nabi Muhammad SAW, karena mereka telah menjadi kafir dan orang kafir tak berhak mendapat Syafa’at Nabi Muhammad SAW. 

Ancaman Allah Ta’ala terhadap orang-orang yg meninggalkan sholat bukan sekedar gertakan belaka. 

Sungguh ancaman Allah Ta’ala akan terbukti kelak di akhirat. …sesungguhnya Allah tak akan mengingkari janji.

Sabda Rasulullah SAW:
“Barang siapa Menunjukkan kepada Kebaikan. Maka ia memperoleh Pahala yang sama seperti yang melakukan atau mengamalkan Kebaikan itu.” (HR. Muslim, Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

Ya Allah.. Kami Memohon pada Engkau , Ampunilah dosa-dosa kami ,terimalah amal ibadah kami, dan matikanlah kami dalam keadaan khusnul khotimah, Aamiin ya Rabbal’alamiin.

Mohon jangan abaikan, SHARE kesemua temanmu agar semua terhindar dari siksa..

Semoga kamu mendapatkan Pahala atas kebaikanmu.. 

Kisah Penjual Rujak ini Bikin Jutaan Orang Nangis

18:46
Kita tidak akan tahu rezeki yang datang pada kita dari mana, apakah itu dari pekerjaan kita sehari-hati ataukah dari hal yang tidak terduga. Yang jelas, Allah menyuruh kita untuk bekerja dan berusaha.

Seperti kisah di bawah ini, mungkin kita akan merasa malu pada diri sendiri jika membaca kisah ini:


REJEKI BANYAK BENTUKNYA
Kemarin hujan mulai jam 9 pagi, seorang tukang rujak numpang berteduh di teras ruko saya (Yeti Haryati) .
Masih penuh gerobaknya, buah-buah tertata rapi. Kulihat beliau membuka buku kecil, rupanya Al Quran. Beliau tekun dengan Al-Qurannya. Sampai jam 10 hujan blm berhenti.
Saya mulai risau karena sepi tak ada pembeli datang.
Saya keluar memberikan air minum.
“Kalau musim hujan jualannya repot juga ya, Pak… ” .. “Mana masih banyak banget.”
Beliau tersenyum, “Iya bu.. Mudah-mudahan ada rejekinya.. .” jawabnya.
“Aamiin,” kataku.
“Kalau gak abis gimana, Pak?”. tanyaku.
“Kalau gak abis ya risiko, Bu.., kayak semangka, melon yang udah kebuka ya kasih ke tetangga, mereka juga seneng daripada kebuang. kayak bengkoang, jambu, mangga yang masih bagus bisa disimpan. Mudah-mudahan aja dapet nilai sedekah,” katanya tersenyum.
“Kalau hujan terus sampai sore gimana, Pak?” tanyaku lagi.
“Alhamdulillah bu… Berarti rejeki saya hari ini diizinkan banyak berdoa. Kan kalau hujan waktu mustajab buat berdoa bu…” Katanya sambil tersenyum.
“Dikasih kesempatan berdoa juga rejeki, Bu…”
“kalau gak dapet uang gimana, Pak?” tanyaku lagi.
“Berarti rejeki saya bersabar, Bu… Allah yang ngatur rejeki, Bu… Saya bergantung sama Allah.. Apa aja bentuk rejeki yang Allah kasih ya saya syukuri aja. Tapi Alhamdulillah, saya jualan rujak belum pernah kelaparan.
“Pernah gak dapat uang sama sekali, tau tau tetangga ngirimin makanan. Kita hidup cari apa Bu, yang penting bisa makan biar ada tenaga buat ibadah dan usaha,” katanya lagi sambil memasukan Alqurannya ke kotak di gerobak.
“Mumpung hujannya rintik, Bu… Saya bisa jalan ..Makasih yaa ,Bu…”
Saya terpana… Betapa malunya saya, dipenuhi rasa gelisah ketika hujan datang, begitu khawatirnya rejeki materi tak didapat sampai mengabaikan nikmat yang ada di depan mata.
Saya jadi sadar bahwa rizki hidayah, dapat beribadah, dapat bersyukur dan bersabar adalah jauh… jauh lebih berharga daripada uang, harta dan jabatan…
***
MANUSIA dan BOTOL

Aku, kamu, dan kita (ibarat) hanya sebuah botol.
1. Kalau diisi air mineral, harganya tiga ribu…
2. Kalau diisi jus buah, harganya sepuluh ribu…
3. Kalau diisi Madu Yaman, harganya ratusan ribu…
4. Kalau diisi minyak wangi chanel harganya bisa jutaan.
5. Kalau diisi air got, botol tersebut hanya akan dibuang pada tong sampah karena tak berharga dan tak ada yang suka.
Botol yang sama tetapi harganya berbeda sebab apa yang terisi di dalamnya adalah berbeda…
Begitu juga aku, kamu dan kita semua adalah sama… sama-sama manusianya secara wujud… yang membedakan kita antara satu sama lainnya adalah TAQWA , IMAN & AMAL yang ada dalam diri kita… yang akan menyebabkan kita berharga di sisi ALLAH atau kita dipandang hina oleh ALLAH lalu dibuang ke dalam neraka…
“……sesungguhnya orang yg paling mulia disisi Allah adalah orang yg paling bertakwa,sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha teliti”
***
Silahkan SHARE kisah nyata ini kepada semua temanmu jika kamu rasa cerita ini bermanfaat.

AKU JUGA INGIN BAHAGIA SEPERTI MEREKA

10:03

Jenuh, lagi dan lagi aku merasa jenuh. Bosan dengan hidup ku, hari-hari ku suram tak berwarna. Aku ingin bebas aku ingin ceria. Sudah tak tahan dengan belenggu dalam jiwa ku ini. 

Mereka tidak pernah melihat seberapa rapuhnya aku. Mereka menganggap aku ini bahagia, senyum ku selama ini palsu. Batin ku teriak pedih namun tak ada satu pun yang mendengar. Yaa Tuhan izinkan aku menangis dalam pelukmu. Aku lelah dengan semua ini. Aku ingin seperti mereka yang hidup penuh kebahagiaan dan kehangatan. Tidak seperti ini sepi, sendiri, haus kasih sayang.

Sudah tidak terhitung lagi tetesan air mata yang mengalir menahan perih ini. Apa tidak ada kebahagiaan buat ku? 

Caci makian kerap ku dengar
Terlupakan bahkan terbuang sudah hal biasa
Tersakiti dan terus tersakiti....

Kehangatan keluarga, sahabat sejati dan cinta semuanya hal semu buat ku. Ada namun tak dapat ku gapai. Aku ingin merasakannya Tuhan, bawalah mereka kedalam sisi ku. Agar aku tidak merasa sendiri. Tuhan, mungkin engkau bosan mendengar keluh kesah ku. Tapi Tuhan hanya pada mu aku melepas semua, mereka tidak ada yang peduli dengan apa yang aku rasa. 

Aku ingin bahagia, aku ingin merasa berarti buat mereka. Aku lelah slalu disalahkan dan menjadi yang terbuang. Tuhan aku ingin bahagia..........

Wahai Istriku Berhentilah MENGELUH

03:09
Kisah ini menceritakan sepasang suami istri yang memiliki tujuh orang anak. Suatu hari, suaminya melihat sang istri sedang menangis sambil memasak makanan.

Melihat hal itu, suami bertanya, "Wahai Istriku, apa yang terjadi denganmu? Apa yang membuatmu menangis?"

"Aku menangis karena merasa sangat lelah dalam mengurus keluarga dan melakukan semua pekerjaan rumah," sahutnya. "Aku mengurus tujuh anak kita dengan berbagai tabiat mereka. Aku harus menyediakan makanan, membereskan rumah, mencuci baju yang sangat banyak. Aku bekerja 24 jam sehari. Rasanya, aku tidak sanggup lagi untuk melakukan semua ini."

Sang suami tersenyum. "Apa yang harus aku lakukan?" tanyanya.

"Tolong carikan aku budak perempuan yang dapat membantuku mengurus semuanya."

"Tentu saja, aku akan mencarikannya. Tapi, tolong dengarkan aku sebentar saja," kata sang suami sambil membelai istrinya dengan penuh kasih sayang.

"Allah senantiasa membantu hamba-Nya yang tidak pernah berputus asa dan ikhlas dalam mengerjakan apa pun yang mengandung kebaikan. Kau adalah seorang istri yang sangat sabar dalam menjaga keluargamu, seorang ibu yang menjadi teladan bagi ketujuh anakmu, dan menjadi pendampingku yang salihah dengan beratnya tugas-tugasmu. Aku bisa saja mencarikan seorang Pembantu untuk meringankan pekerjaanmu. Namun, jika kau tetap mengerjakan semua kebaikan itu untuk keluarga kita maka Allah akan menghapus semua salah dan dosamu." Ujar suaminya.

Sang suami kemudian berkata lagi, "Istriku yang salihah, perempuan yang tidak pernah lelah menjaga keluarganya dan ikhlas dengan apa yang dilakukannya, Allah akan menetapkan setiap butiran keringatnya menjadi kebaikan yang dapat melebur keburukannya sekaligus mengangkat derajatnya."

Sang Suami membelai Istrinya yang masih terisak menahan malu, lalu diajaknya duduk santai di ruang dapur mungil yang sangat sederhana itu, lalu Sang Suami melanjutkan nasehatnya,

" coba ingat kembali Wasiat Rosulullah SAW kepada Fatimah putri Beliau, yang dipersunting Ali Bin Abi Thalib yang sangat miskin, yang ketika itu juga sedang mengeluh kepada Ayahnya Rosulullah SAW karena tangannya yang dulunya halus kini berubah menjadi kasar dan lecet-lecet karena setiap hari harus menumbuk gandum sendiri, mengolah dan memasaknya. Ada 10 WASIAT Beliau kepada Putrinya :

1. Wahai Fatimah ! Sesungguhnya wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, kelak Allah akan tetapkan baginya kebaikan dari setiap biji gandum yang diadonnya, dan juga Allah akan melebur kejelekan serta meningkatkan derajatnya.

2. Wahai Fatimah ! Sesungguhnya wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah akan menjadikan antara neraka dan dirinya tujuh tabir pemisah.

3. Wahai Fatimah ! Sesungguhnya wanita yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan kemudian mencuci pakaiannya, maka Allah akan tetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.

4. Wahai Fatimah ! Sesungguhnya wanita yang membantu kebutuhan tetangga-tetangganya, maka Allah akan membantunya untuk dapat meminum Telaga Kautsar pada hari kiamat nanti.

5. Wahai Fatimah ! Yang lebih utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridhaan suami terhadap istri. Andaikata suamimu tidak ridha kepadamu,maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah Fatimah, Kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.

6. Wahai Fatimah ! Disaat seorang wanita hamil, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, danAllah tetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan, serta melebur seribu kejelakan. Ketika seorang wanita merasa sakit akan melahirkan, maka Allah tetapkan pahala baginya sama dengan pahala para Pejuang Allah. Disaat seorang wanita melahirkan kandungannya, makabersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya. Disaat seorang wanita meninggal karena melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikit pun, didalam kubur akan mendapat taman yang indah yang merupakan bagian dari taman surga. Allah memberikan padanya pahala yang sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.

7. Wahai Fatimah! Disaat seorang istri melayani suaminya selama sehari semalam, dengan rasa senang dan ikhlas, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya dihari kiamat berupa pakaian yang serba hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Allahpun akan memberikan kepadanya pahala seratus kali ibadah haji dan umrah.

8. Wahai Fatimah! Disaat seorang istri tersenyum dihadapan suaminya, maka Allah akan memandangnya dengan pandangan penuh kasih.

9. Wahai Fatimah! Disaat seorang istri membentangkan alas tidur untuk suaminya dengan rasa senang hati, maka para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.

10. Wahai Fatimah! Disaat seorang wanita meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggotnya dan memotong kumisnya serta kuku-kukunya, maka Allah akan memberi minuman yang dikemas indah kepadanya, yang didatangkan dari sungai-sungai surga. Allah pun akan mempermudah sakaratul maut baginya, serta menjadikan kuburnya bagian dari taman surga. Allah pun menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal mustaqim dengan selamat.

Istrinya pun menangis karena merasa malu. Sejak itu, dia tak pernah lagi mengeluh.

Subhaanallah, wasiat ini merupakan mutiara termahal nilainya, khususnya bagi setiap istri yang mendambakan kesalehan.

Betapa Agung dan Mulianya Posisi Wanita dalam rumah tangga ketia ia rela dan ikhlas menjalani Fitrahnya sebagai seorang Istri.

Ingin Selingkuh, Pikirlah Seribu Kali! Simak Kisah Nyata Ini

02:56

Kisah ini sengaja kami tuangkan sebagai pembelajaran dengan maraknya peluang dan kejadian perselingkuhan yang banyak terjadi di kota kota besar, semoga kisah ini tidak menjadi terulang dan menjadi pelajaran yang sangat berharga betapa selingkuh itu sangat menghancurkan tatanan keluarga , kesolidan dalam menata dan membangun karakter keluarga khususnya menghadapi kehidupan di kota besar ini, silahkan memetik pelajaran yang berarti dari kisah di bawah ini :

Saya seorang suami (umur 32 th) dan istri saya umur 29 th, Alhamdulillah kami telah membina rumah tangga selama 8 tahun dan telah dikaruniai 2 putra putri (SD dan TK). Kami berdomisili di Semarang.
Saya seorang pegawai negeri, istri saya seorang pegawai swasta. Istri saya sudah bekerja di perusahaan ini (perusahaan jasa konsultasi pajak) sudah selama 8 tahun sebagai seorang sekretaris merangkap admin dan keuangan (karena perusahaan itu sifatnya milik perorangan dan tidak begitu besar).

Tetapi sekitar bulan September 2012 istri saya terpaksa resign dari pekerjaannya (karena pengasuh anak-anak kami), tetapi karena atasannya sangat menggantungkan dan mempercayakan pekerjaan pada istri saya, maka istri saya diminta untuk datang kekantor setidaknya 2 kali setiap pekannya untuk datang ke perusahaannya itu untuk mengurus keuangan perusahaannya. Waktu itu kami berpikir alhamdulillah masih ada tambahan untuk kebutuhan keluarga.

Hubungan persaudaraan keluarga kami dan keluarga atasan istri saya baik. Sekitar 1 bulan yang lalu, istri dari atasan istri saya (sebutlah nama atasan istri saya adalah si Z dan nama istrinya adalah ibu Y), menelepon saya karena akan berkunjung ke kantor saya dengan alasan ada proyek baru. Tetapi saya mempunya firasat lain, pasti ada sesuatu yang akan disampaikan diluar proyek tersebut. Dan ternyata benar, ibu Y menyampaikan bahwa suaminya jalan dengan istri saya dengan kata lain Selingkuh!!!

Firasat saya benar , pasti ada apa-apa dengan istri saya. Pikiran negatif terhadap istri saya selama bertahun-tahun ini menjadi kenyataan. Luluh dan hancur hati dan perasaan saya, apalagi ketika ibu Y memperlihatkan isi BBM-an suaminya dengan istri saya. Ibu Y tahu kejadian ini dari BB suaminya yang teledor menyimpan BB nya. Sungguh sakit kami membaca isi BBM itu, isi itu sudah diluar batas kewajaran, sangat jorok dan jijik saya membacanya. Singkat cerita akhirnya saya memanggil istri saya dan saya meminta ibu Y membawa si Z kerumah saya dengan tujuan akan diinterogasi. Saya meminta bantuan kakak ipar saya (kakak dari isteri saya untuk mendampingi saya dan juga sebagai saksi).Akhirnya saya, istri saya, kakak ipar saya, ibu Y dan si Z berkumpul di rumah saya.

Dengan bukti percakapan BBM yang sudah saya print dan saya tunjukan ke mereka akhirnya mereka mengakui bahwa mereka sudah melakukan hubungan badan di tempat kerja!!! Istri saya beberapa kali pingsan dan menangis terus-menerus karena terbongkarnya kasus ini.

Istri saya bersujud dan meminta maaf kepada saya dihadapan mereka dan mengaku bersalah, tetapi istri saya menyampaikan bahwa hal itu dilakukan karena dibawah tekanan dan paksaan si Z yang galak (si Z sepengetahuan saya memang galak kepada pegawainya), dan karena masih membutuhkan pekerjaan itu, bukan karena dasar saling suka, bahkan istri saya menyampaikan sesungguhnya hatinya sangat terpukul dan menjerit ketika peristiwa itu berlangsung (sama sekali tidak ada rasa suka ataupun menikmati) disamping itu memang istri saya masih membutuhkan pekerjaan untuk membantu kebutuhan keluarga.

Dalam BBM-an itu istri saya selalu meladeni apapun pertanyaan dari si Z, seperti "masih sayang ga sama aku?", istriku menjawab "bukan masih tapi tetap", lalu pertanyaan lainnya "enakan sama aku atau sama yang dirumah?", istriku menjawab "ya disitu dong", dll.

Istri saya membela diri sambil menangis, dan sambil menyebut "Demi Allah" bahwa apa yang dia jawab di BBM itu adalah bohong (bukan mewakili hatinya), semata-mata untuk nyenengin si Z, karena istri saya takut dimarahin, dan takut kehilangan pekerjaan itu. Istri saya meyakinkan saya bahwa cintanya, kasing sayangnya hanya untuk saya seorang. Tidak ada niatan sama sekali untuk menanam duri di daging saya.

Si Z akhirnya meminta maaf dan meyakinkan kami semua bahwa peristiwa itu adalah murni kesalahan dia, istri saya tidak bersalah katanya. Pengakuan istri saya bahwa kejadian itu terjadi sejak istri saya resign, entah kapan persisnya dan berapa kali kejadiannya. Mereka tidak bilang bulan apa dan berapa kali, walaupun sudah kami desak. Bahkan ibu Z memukuli suaminya di hadapan kami. Tapi Alhamdulillah bu, saya masih bisa mengendalikan emosi, tak sepatah kata kasar pun yang keluar dari mulut saya, apalagi perlakuan fisik baik itu ke si Z ataupun ke istri saya.

Setelah interogasi itu selesai dan si Z dan ibu Y sudah pulang, Akhirnya orang tua (ibu) dari istri saya dipanggil oleh kakak ipar saya untuk menceritakan kejadian ini, kembali istri saya menangis dan sungguh-sungguh menyesali perbuatannya dan tetap dia membela diri bahwa semua ini adalah didesak, dibawah tekanan, sama sekali tidak ada niatan, istri saya tidak berdaya, dan terpaksa meladeni nafsu setan si Z.

Akhirnya istri saya bersujud dikaki saya dan mencuci kaki saya lalu membasuhkan air cucian itu kemukanya dan bahkan diminumnya sambil disaksikan oleh ibunya dan kakak nya dan sambil berjanji tidak akan mengulanginya lagi dan kembali meyakinkan kami bahwa peristiwa ini murni bukan kemauan istri saya dan tidak ada unsur suka-sama suka.

Akhirnya dengan mengucapkan Bismillah dan memohon ridho Allah SWT, saya memaafkan istri saya, saya kecup keningnya, saya peluk, dan saya coba mengikhlaskan semua yang sudah terjadi. Tindakan ini saya ambil karena demi mempertahankan bahtera rumah tangga saya dengan istri tercinta saya dan juga demi masa depan anak-anak saya. Saya tidak ingin anak-anak bertanya... "Ayah, Bunda mana?" ataupun sebaliknya "Bunda,, ayah mana?"

Akhirnya saya menyuruh istri saya untuk berhenti kerja dan menghapus nama si Z di daftar BBM nya, semua barang-barang istri saya yang berhubungan dengan pekerjaannya kami buang. Dan sekarang sudah bersih tak tersisa, bahkan ganti no HP. Dan istri saya sekarang konsentrasi wiraswasta bisnis online.

1 hari, 2 hari dan sebulan sudah terlewati, cobaan itu kami lewati, Alhamdulillah kami tidak pernah melewati shalat 5 waktu, shalat malam dan tidak pernah terlewat untuk shalat berjama'ah, perlu diketahui bahwa istri saya berkerudung.Alhamdulillah keadaan istri saya sudah kondunsif, tetapi yang menjadi masalah baru sekarang adalah ada pada diri saya. Saya sedang melawan diri saya sendiri.

Saya memang tidak pernah melihat kejadian itu, tapi saya bisa berimajinasi, membayangkan apa saja yang mereka lakukan berdasarkan rentetan percakapan mereka di BBM, tidak bisa saya lupakan. Itu yang mengganggu saya. Bayang-bayang kotor kelakuan mereka selalu ada dipikirian saya.

Astagfirullah... sungguh sangat mengganggu, saya selalu mengangis bila mengingatnya.
Selalu ada dorongan yang sangat kuat yang selalu hadir setiap hari di pikiran saya untuk menanyakan kronologis yang sebenarnya mengapa peristiwa itu bisa terjadi, saya selalu ingin menanyakan seberapa besar tekanan dan paksaan itu diterima oleh istri saya sehingga istri saya mau meladeni si Z?, berapa kali persetubuhan itu terjadi?, dimana saja?, kapan saja?, apakah istri saya menikmati persetubuhan itu walaupun dalam keadaan terpaksa? Kenapa istri saya tidak melawan? Dan banyak lagi misteri-misteri yang belum saya ketahui yang ingin saya tanyakan ke istri saya.Terkadang saya menghibur diri dengan berkata pada diri saya sendiri bahwa segala sesuatu yang saya tidak tahu, hanya Allah lah yang tahu.

Pantaskah saya menanyakan hal itu? Atau saya pendam dan saya kubur dalam-dalam pertanyaan itu? Tapi rasa keingintahuan saya sangat besar. tapi saya berpikir kalaupun istri saya cerita, apakah akan menambah sakit hati ini. Perlu diketahui bila saya menyinggung sedikit saja peristiwa itu, maka istri saya langsung merasa terpojokan, marah pada saya, menangis bahkan kadang suka ngelantur karena saking tertekannya.

Istri saya selalu menyampaikan kepada saya : "Ayah, tolong jangan pernah ungkit-ungkit kembali peristiwa itu, bunda sangat sakit hati, bukan kemauan bunda, hati bunda juga menjerit, bunda sudah taubat, bunda sudah bahagia sekarang, bunda sudah terbebas dari lingkaran setan itu, bunda sangat senang sudah terbebas... Bunda sangat berterima kasih sama Allah bahwa Allah telah memberikan suami yang sempurna untuk bunda. Bunda ingin bahagia bersama ayah dan anak-anak dan menjalankan bisnis kita. Bunda sangat bahagia sekarang".
Note: Nama dan tempat adalah samaran, kisah ini kami tuangkan sebagai pembelajaran bahwa perselingkuhan itu akan selalu berakhir tidak mengenakkan , dan sangat merusak tatanan keluarga, moral, agama, bermasyarakat!